Welcome to my blog ^^ welcome to my blog ^^

Senin, 07 Oktober 2013

Dikejar Banci



Supir gue punya pengalaman lucu semasa hidupnya, dulu dia pernah lewat jalan dekat rumah gue pas malam-malam banget. Enggak terlalu deket rumah gue, tapi dekat sekolah gue dulu, tapi posisinya bisa dikatakan dekat rumah gue. Dimana coba tebak?
Nah disitu saat malam, bagi orang yang beruntung akan melihat banci mangkal disitu bahkan kakak gue bilang, kalau habis turun hujan, biasanya muncul banci-banci di daerah tersebut. Mungkin saat turun hujan, si banci kedinginan masuk angin dan membutuhkan dekapan seorang pria untuk menularkan masuk anginnya.

Mungkin waktu itu adalah hari keberuntungan supir gue. Tepat banget supir gue lagi lewat, terus ada cewek cantik pakai tanktop, sama celana pendek. Supir gue mengakui dia melihat wanita sangat cantik yang membuat dia jatuh cinta pada pandangan pertama. Sesaat lagu Ran mendayu-dayu melengkapi pandangan si supir” Kurasa ku-tlah jatuh cinta, pada pandangan pertama...”
Supir gue lagi naik sepeda, lalu dia memberhentikan sepedanya ke pinggir jalan. Supir gue terkesima dan mulai merayu si cewek ”Cewekkk cantik, mau kemana?”
Si cewek mengibaskan rambutnya dan muncullah suara yang tidak enak untuk didengar dan suara yang tidak biasa bagi seorang cewek. Suara banciii...

“Idihhh abangggg, genit banget dehhh..”

Supir gue terkejut, karena itu adalah suara cowok. Suasana yang tadinya semarak dengan suasana cinta, berubah menjadi mencekam bagi si supir. Si banci malah menarik tangan supir gue dan mulai mencium pipi si supir.
Supir gue kaget, si banci senang. Supir gue lalu berantem sama banci, dijorokkinlah si banci. Lalu supir gue kabur naik sepeda.
Si banci karena kesal, akhirnya mengejar supir gue dan mulai melempar sendalnya ke arah si supir. “Woyyy kurang ajar yah loe..!!”Suara si banci ngebass, kayak suara cowok tulen. Supir gue ngebut mendayuh meninggalkan banci dari kejauhan. Saat meninggalkan si banci di belakang, supir gue hanya bilang “Adios Amigoss.” Bahasa spanyol yang artinya selamat tinggal kawanku, sepertinya supir gue kebanyakkan nonton telenovela Paulina.
            Untung supir gue enggak trauma dan harus ke psikolog untuk menghilangkan pengalaman traumatis-nya bersama si banci.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Senin, 07 Oktober 2013

Dikejar Banci



Supir gue punya pengalaman lucu semasa hidupnya, dulu dia pernah lewat jalan dekat rumah gue pas malam-malam banget. Enggak terlalu deket rumah gue, tapi dekat sekolah gue dulu, tapi posisinya bisa dikatakan dekat rumah gue. Dimana coba tebak?
Nah disitu saat malam, bagi orang yang beruntung akan melihat banci mangkal disitu bahkan kakak gue bilang, kalau habis turun hujan, biasanya muncul banci-banci di daerah tersebut. Mungkin saat turun hujan, si banci kedinginan masuk angin dan membutuhkan dekapan seorang pria untuk menularkan masuk anginnya.

Mungkin waktu itu adalah hari keberuntungan supir gue. Tepat banget supir gue lagi lewat, terus ada cewek cantik pakai tanktop, sama celana pendek. Supir gue mengakui dia melihat wanita sangat cantik yang membuat dia jatuh cinta pada pandangan pertama. Sesaat lagu Ran mendayu-dayu melengkapi pandangan si supir” Kurasa ku-tlah jatuh cinta, pada pandangan pertama...”
Supir gue lagi naik sepeda, lalu dia memberhentikan sepedanya ke pinggir jalan. Supir gue terkesima dan mulai merayu si cewek ”Cewekkk cantik, mau kemana?”
Si cewek mengibaskan rambutnya dan muncullah suara yang tidak enak untuk didengar dan suara yang tidak biasa bagi seorang cewek. Suara banciii...

“Idihhh abangggg, genit banget dehhh..”

Supir gue terkejut, karena itu adalah suara cowok. Suasana yang tadinya semarak dengan suasana cinta, berubah menjadi mencekam bagi si supir. Si banci malah menarik tangan supir gue dan mulai mencium pipi si supir.
Supir gue kaget, si banci senang. Supir gue lalu berantem sama banci, dijorokkinlah si banci. Lalu supir gue kabur naik sepeda.
Si banci karena kesal, akhirnya mengejar supir gue dan mulai melempar sendalnya ke arah si supir. “Woyyy kurang ajar yah loe..!!”Suara si banci ngebass, kayak suara cowok tulen. Supir gue ngebut mendayuh meninggalkan banci dari kejauhan. Saat meninggalkan si banci di belakang, supir gue hanya bilang “Adios Amigoss.” Bahasa spanyol yang artinya selamat tinggal kawanku, sepertinya supir gue kebanyakkan nonton telenovela Paulina.
            Untung supir gue enggak trauma dan harus ke psikolog untuk menghilangkan pengalaman traumatis-nya bersama si banci.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Toelcake souvenir Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal