Welcome to my blog ^^ welcome to my blog ^^

Jumat, 25 Februari 2011

Kisah Si Phobia Cowok(part 2)

Degg..degg..degg duhh mukanya manis banget,batin gue sambil terus melihat Dede yang sedang sibuk hilir mudik tepat di depan gue.Tiba-tiba jantung gue berdenyut ngga karuan.
“ Hey sil “ sapa Dede,menggagetkan lamunanku.
Gue pun langsung tergagap dan terkejut karena tiba-tiba dia menyapa gue.
”Eh,i..i ya de,knapa?“ jawab aku gugup.
“Ini sil,tadi pak Muchyar suruh kita berdua ke ruang dosen,ada tugas yang belum selesai katanya.“
“ohh…Sekarang?“
“iya,ayoo!“ ajak Dede sambil memegang tanganku.
Degg,tiba-tiba perasaan gugup dan takut pun datang menghampiri gue,untuk pertama kalinya gue baru bisa merasakan bagaimana sentuhan tangan seorang cowok.Karena terkejut gue pun langsung mencoba melepaskan tangan gue.Dan  saat itu sekilas kulihat ekspresi wajahnya yang terlihat sedih,dan sedikit kecewa.Tapi sepertinya itu cuma perasaan gue aja.
    Selama jalan berdua gue mencoba untuk menjaga jarak sama Dede, gue ngga mau terlihat grogi di depan dia.Kami pun lalu tiba di ruang dosen saat itu kampus kami sedang mati lampu dan juga hari mulai gelap.Jadi memang kita berdua terburu-buru ingin pulang setelah menyelesaikan tugas dari pak Muchyar.
”Silvia,Dede,bapak maw pulang,kalian kalau uda selesai bisa kumpul tugasnya di meja saya.” kata Pak muchyar,sambil bergegas membereskan barang-barangnya.
    ”Ok pak !” jawab kami serentak.
Pak Muchyar pun lalu bergegas dan keluar dari ruangannya,saat itu perasaan gue pun bertambah takut,apalagi dengan Dede di samping gue dan juga saat itu hanya kami berdua di ruangan itu,ohh so terrible..
Kucoba sekilas memperhatikan dia,emm jarinya lentik,batin aku.Kucoba memperhatikan dia yang sedang serius membuat tugasnya dan rambutnya yang agak cepak sedikit.
”uda selesai liat-liatny?” tanya Dede tiba-tiba membuyarkan lamunanku.
”hahh liat apa?” tanyaku terkejut.
”Liatin gue,lo liatin gue dari tadi kan Syl?”
”Ngga kok,perasaan lo aja kali,ihh geer.” jawab aku sambil tersenyum kecut.
Tiba-tiba Dede pun mengenggam tangan gw saat itu,jantung gue pun berdetak nga karuan.
”Syl,kamu itu kenapa sih selalu takut kalo deket gue?” tanya Dede sambil mengenggam tanganku.
”Duhh De,gue ngga tahu,please jangan pegang-pegang gue.” jawabku ketakutan.
”Kamu ini kenapa si Syl,coba sekarang kamu liat mata gue.”
”Duh Dede..,please,..gue takut” jawab aku dengan mata yang ingin menangis.
”Knapa Syl? selama ini gue ngga bikin salah kan sama lo?” tanya Dede dengan tampang sedih.
”Gue ngga suka sama cowok,gue ngga maw deket-deket sama cowo,gue takut,jadi PLEASE JANGAN PEGANG-PEGANG GUE!” teriak aku histeris.
Setelah itu adalah saat yang ngga pernah gue duga dalam hidup gue.Ketika gue mulai takut dan ingin menangis,Dede pun terus mengenggam erat tangan gue,dan tak pernah gue duga sebelumnya,dia pun lalu mencium bibir gue,ciuman pertama gue.Rasanya manis tapi tidak semanis perasaan gue saat itu yang takut dan gemetar.
”Lo tahu kan Syl,justru lo takut kayak gini,semakin gue ngga bisa nahan perasaan gue,lo ngga pernah tahu perasaan gue kan Syl, gue sedih dan bingung mengapa orang yang gue sayang mesti takut sama gue,itu yang gue rasain sekarang.Syl gue suka sama lo,tapi please jangan siksa gue dengan ketakutan lo ini.”
”Gue takut De,gw pikir gue nga akan pernah bisa dicintai oleh orang yang gue suka, gue itu mengidap phobia,gw takut sama cowokkk!!” ujar aku terus terang.
”Syl gue itu suka sama lo,meskipun lo itu phobia sama cowok,gue akan berusaha biar lo ngga takut sama gue.” jawabnya dengan pandangan matanya yang lembut.
Setelah mendengar ucapannya,berdesir perasaan aneh yang kembali muncul di hati gue,dan gue pun yakin kalo gue menyukai seorang Dede dari tatapan matanya dan perkataanya seolah menenangkan perasaan gue gue yang takut.Saat itu untuk pertama kalinya gue pun berusaha untuk menatap orang yang gue sayang,dia ada di depan gue,kucoba untuk menatap matanya pertama kali,dan untuk sesaat gue lihat keseriusan dan kehangatan dari matanya.
    ”Dede.. gue juga.. su...su..ka sama lo.” kataku dengan suara terbata-bata.
”Gue juga suka sama lo,Syl mau kan jadi cewek gue?” tanya Dede dengan genggaman lembut dari tangannya.
”He..ehh gw mau.” jawabku dengan mata berbinar.
”Ngomong-ngomong tadi itu ciuman pertama gue.“ jawabku lagi dengan perasaan senang sekaligus deg-degan.
Saat itu di umur gue yang ke 23 tahun akhirnya gue menemukan seseorang yang spesial buat gue,thanks buat Dede karena dia adalah orang yang gue sayang dan mau menerima gue dengan segala kekurangan yang gue punya.I love u.   
x x x

2 tahun kemudian

    Sekarang adalah hari ulang tahun gue yang ke 25,dengan ditemani oleh keluarga,sahabat dan tentu yang spesial dengan orang yang gue sayang.Gue pun mengucapkan wish yang selalu gue ucapkan sebelum meniup lilin.Dengan mata terpejam dan pengharapan gue ucapkan wish itu di dalam hati kemudian dengan semangat dan hati yang gembira gue pun meniup lilin ulang tahun gue dan berharap itu akan menjadi hari yang bahagia untuk selamanya.
”Hai honey,boleh tau ngga wish kamu apa?“ tanya Dede penasaran.
“Pstt itu rahasia sayang.“ jawab aku.
“Aku penasaran,boleh yah.” mohon Dede dengan muka penuh iba.
” Duu,ngga boleh de pokoknya.” jawab aku dengan muka sedikit nakal.
    Sekilas gue melihat wajah Dede yang masih penasaran,gue pun tertawa kecil melihat mimik wajahnya yang lucu,kemudian dengan serius kutatap matanya lekat-lekat sambil mengenggam tangannya.
”Dede,yang penting ulang tahunku bisa dirayakan bersama-sama kamu.I love you honey.” kata aku dengan tatapan lembut.
”I love you too.” jawab Dede sambil tersenyum,memperlihatkan senyumnya yang indah.
Pstt sebelumnya hanya akan gue beritahukan kepada Tuhan saja,apa wish gue di ultah yang ke 25 ini,hanya Tuhan dan gue yang tahu pastinya rahasia itu.
”Tuhan,aku cuma berharap semoga di ulang tahun ku yang ke 26 nanti aku bisa meniup lilin dengan ditemani keluarga,sahabat dan juga orang yang aku sayang,Dede...amin.”

    THE END


   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jumat, 25 Februari 2011

Kisah Si Phobia Cowok(part 2)

Degg..degg..degg duhh mukanya manis banget,batin gue sambil terus melihat Dede yang sedang sibuk hilir mudik tepat di depan gue.Tiba-tiba jantung gue berdenyut ngga karuan.
“ Hey sil “ sapa Dede,menggagetkan lamunanku.
Gue pun langsung tergagap dan terkejut karena tiba-tiba dia menyapa gue.
”Eh,i..i ya de,knapa?“ jawab aku gugup.
“Ini sil,tadi pak Muchyar suruh kita berdua ke ruang dosen,ada tugas yang belum selesai katanya.“
“ohh…Sekarang?“
“iya,ayoo!“ ajak Dede sambil memegang tanganku.
Degg,tiba-tiba perasaan gugup dan takut pun datang menghampiri gue,untuk pertama kalinya gue baru bisa merasakan bagaimana sentuhan tangan seorang cowok.Karena terkejut gue pun langsung mencoba melepaskan tangan gue.Dan  saat itu sekilas kulihat ekspresi wajahnya yang terlihat sedih,dan sedikit kecewa.Tapi sepertinya itu cuma perasaan gue aja.
    Selama jalan berdua gue mencoba untuk menjaga jarak sama Dede, gue ngga mau terlihat grogi di depan dia.Kami pun lalu tiba di ruang dosen saat itu kampus kami sedang mati lampu dan juga hari mulai gelap.Jadi memang kita berdua terburu-buru ingin pulang setelah menyelesaikan tugas dari pak Muchyar.
”Silvia,Dede,bapak maw pulang,kalian kalau uda selesai bisa kumpul tugasnya di meja saya.” kata Pak muchyar,sambil bergegas membereskan barang-barangnya.
    ”Ok pak !” jawab kami serentak.
Pak Muchyar pun lalu bergegas dan keluar dari ruangannya,saat itu perasaan gue pun bertambah takut,apalagi dengan Dede di samping gue dan juga saat itu hanya kami berdua di ruangan itu,ohh so terrible..
Kucoba sekilas memperhatikan dia,emm jarinya lentik,batin aku.Kucoba memperhatikan dia yang sedang serius membuat tugasnya dan rambutnya yang agak cepak sedikit.
”uda selesai liat-liatny?” tanya Dede tiba-tiba membuyarkan lamunanku.
”hahh liat apa?” tanyaku terkejut.
”Liatin gue,lo liatin gue dari tadi kan Syl?”
”Ngga kok,perasaan lo aja kali,ihh geer.” jawab aku sambil tersenyum kecut.
Tiba-tiba Dede pun mengenggam tangan gw saat itu,jantung gue pun berdetak nga karuan.
”Syl,kamu itu kenapa sih selalu takut kalo deket gue?” tanya Dede sambil mengenggam tanganku.
”Duhh De,gue ngga tahu,please jangan pegang-pegang gue.” jawabku ketakutan.
”Kamu ini kenapa si Syl,coba sekarang kamu liat mata gue.”
”Duh Dede..,please,..gue takut” jawab aku dengan mata yang ingin menangis.
”Knapa Syl? selama ini gue ngga bikin salah kan sama lo?” tanya Dede dengan tampang sedih.
”Gue ngga suka sama cowok,gue ngga maw deket-deket sama cowo,gue takut,jadi PLEASE JANGAN PEGANG-PEGANG GUE!” teriak aku histeris.
Setelah itu adalah saat yang ngga pernah gue duga dalam hidup gue.Ketika gue mulai takut dan ingin menangis,Dede pun terus mengenggam erat tangan gue,dan tak pernah gue duga sebelumnya,dia pun lalu mencium bibir gue,ciuman pertama gue.Rasanya manis tapi tidak semanis perasaan gue saat itu yang takut dan gemetar.
”Lo tahu kan Syl,justru lo takut kayak gini,semakin gue ngga bisa nahan perasaan gue,lo ngga pernah tahu perasaan gue kan Syl, gue sedih dan bingung mengapa orang yang gue sayang mesti takut sama gue,itu yang gue rasain sekarang.Syl gue suka sama lo,tapi please jangan siksa gue dengan ketakutan lo ini.”
”Gue takut De,gw pikir gue nga akan pernah bisa dicintai oleh orang yang gue suka, gue itu mengidap phobia,gw takut sama cowokkk!!” ujar aku terus terang.
”Syl gue itu suka sama lo,meskipun lo itu phobia sama cowok,gue akan berusaha biar lo ngga takut sama gue.” jawabnya dengan pandangan matanya yang lembut.
Setelah mendengar ucapannya,berdesir perasaan aneh yang kembali muncul di hati gue,dan gue pun yakin kalo gue menyukai seorang Dede dari tatapan matanya dan perkataanya seolah menenangkan perasaan gue gue yang takut.Saat itu untuk pertama kalinya gue pun berusaha untuk menatap orang yang gue sayang,dia ada di depan gue,kucoba untuk menatap matanya pertama kali,dan untuk sesaat gue lihat keseriusan dan kehangatan dari matanya.
    ”Dede.. gue juga.. su...su..ka sama lo.” kataku dengan suara terbata-bata.
”Gue juga suka sama lo,Syl mau kan jadi cewek gue?” tanya Dede dengan genggaman lembut dari tangannya.
”He..ehh gw mau.” jawabku dengan mata berbinar.
”Ngomong-ngomong tadi itu ciuman pertama gue.“ jawabku lagi dengan perasaan senang sekaligus deg-degan.
Saat itu di umur gue yang ke 23 tahun akhirnya gue menemukan seseorang yang spesial buat gue,thanks buat Dede karena dia adalah orang yang gue sayang dan mau menerima gue dengan segala kekurangan yang gue punya.I love u.   
x x x

2 tahun kemudian

    Sekarang adalah hari ulang tahun gue yang ke 25,dengan ditemani oleh keluarga,sahabat dan tentu yang spesial dengan orang yang gue sayang.Gue pun mengucapkan wish yang selalu gue ucapkan sebelum meniup lilin.Dengan mata terpejam dan pengharapan gue ucapkan wish itu di dalam hati kemudian dengan semangat dan hati yang gembira gue pun meniup lilin ulang tahun gue dan berharap itu akan menjadi hari yang bahagia untuk selamanya.
”Hai honey,boleh tau ngga wish kamu apa?“ tanya Dede penasaran.
“Pstt itu rahasia sayang.“ jawab aku.
“Aku penasaran,boleh yah.” mohon Dede dengan muka penuh iba.
” Duu,ngga boleh de pokoknya.” jawab aku dengan muka sedikit nakal.
    Sekilas gue melihat wajah Dede yang masih penasaran,gue pun tertawa kecil melihat mimik wajahnya yang lucu,kemudian dengan serius kutatap matanya lekat-lekat sambil mengenggam tangannya.
”Dede,yang penting ulang tahunku bisa dirayakan bersama-sama kamu.I love you honey.” kata aku dengan tatapan lembut.
”I love you too.” jawab Dede sambil tersenyum,memperlihatkan senyumnya yang indah.
Pstt sebelumnya hanya akan gue beritahukan kepada Tuhan saja,apa wish gue di ultah yang ke 25 ini,hanya Tuhan dan gue yang tahu pastinya rahasia itu.
”Tuhan,aku cuma berharap semoga di ulang tahun ku yang ke 26 nanti aku bisa meniup lilin dengan ditemani keluarga,sahabat dan juga orang yang aku sayang,Dede...amin.”

    THE END


   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Toelcake souvenir Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipietoon Blogger Template Image by Online Journal